Tangan Merah melemah
melepas pedang patahkan sayap
semua pun menghitam
Arungi musuh dan kegelapan
di awali lelungit suci
seluruh bumi berlitani
"Bangkitlah Pendekar Naga Dalam Raga
Pembawa Madah dan Cahaya"
menuaikan keberanian
keraguan yang ku lawan
adalah rivalku sebilah pedang
adalah langit yang menuntunku
musnahlah segala yang gelap dan tiran
nyanyian para serigala menghantar ke depan
altar
sapaan para malaikat nyaring mengiringi
doa
Turun kabar dariNya
Kerajaan Allah sudah dekat
sejuta lilin menerangi dunia
diikuti orkestra domba
terharu pertiwi menyanjung
tumbukan sayap baru di punggung
lonceng Gereja yang menggema
memberi sinar kepada gelapnya sang
pedang
puisi burung yang lirih
mewartakan kabar gembira
walau pertempuran masih terjadi
dan tetap abadi.
pramusinto_13
20 Februari 2007
Tidak ada komentar:
Posting Komentar